Rabu, 05 Juni 2013

Terakhir

Dapatkah aku memelukmu untuk terakhir kali?

Terakhir kalinya merasakan nyamannya hatimu.



Terakhir kali merasakan sejuknya jiwamu.
Terakhir kalinya mendapatkan apa yang biasa aku dapatkan, yang kini akan hilang...


When you're gone...

Minggu, 12 Mei 2013

Suatu hari untuk suatu hal

Suatu hari, akan ku katakan suatu hal. Hal yang sangat penting. Hari itu akan segera datang. Hari dimana aku akan mengatakannya dengan sangat serius dan bersungguh-sungguh. Suatu hal dimana saat ini aku masih mempersiapkan diri dan mental untuk mengatakannya. Suatu hal yang sangat tidak ingin ku katakan. Suatu hal dimana masih ku latih dalam rasa yang disebut ikhlas. Suatu hal mengenai kerelaan. Suatu hal yang mungkin harus kuterima atau ku pertarungkan. Suatu hal yang bahkan sangat tidak ingin kutanyakan atau kunyatakan. Tapi, suatu hari, aku akan mengatakan suatu hal itu. Tentang keadaan di ujung tanduk. Tentang kita. Suatu hal, yang masih ku persiapkan kesiapannya untuk dirasakan. Bekasi, 12 Mei 2013. 21:34 WIB.

Sabtu, 20 April 2013

Topeng

Selalu ingin tampil dan menjadi orang yang menyenangkan untuk setiap orang? Menjadi orang yang menyenangkan untuk orang yang juga menyenangkan bagi kita adalah sebuah timbal balik. Menjadi orang yang menyenangkan untuk orang yang tidak menyenangkan untuk kita adalah suatu kesabaran yang hebat. Tapi sampai kapan harus jadi joker yang selalu memasang wajah tersenyum atau seorang pelawak yang harus selalu tampil lucu setiap pertemuan? Bukankah itu melelahkan? Sudahlah, bukan berarti aku menyarankan untuk bersikap blak-blakan atau frontal. Setidaknya masih menjaga etika pergaulan. Mungkin sudah saatnya sejenak mundur dari hingar bingar panggung sandiwara yang tidak setiap kali berakhir bahagia. Saatnya menjadi sunyi untuk sejenak meraba kembali senyum yang terlalu banyak terbuang secara palsu. Atau menjadi diam dan tidak banyak bersuara. Untuk sementara, aku pergi dan bersembunyi. Hanya untuk melepaskan topeng. Ya... Sementara...

Kamis, 11 April 2013

Pengejar Angin



Aku yang sering berlari, kemudian merasa lelah.
Menggapai-gapai apa yang kurasakan tapi semu.
Aku mulai melambatkan langkah.
Pengejar angin, itulah aku.


Menyusuri dedaunan jatuh,
Berharap ada keajaiban sayap tumbuh.
Tersandung, mencoba melompat, mendaki kaki bukit,
Kemudian jatuh dan jatuh tahan sakit.


Tapi aku sang Pengejar angin.
Ini bukan mimpi.
Apa yang ku ingin,
tidak mungkin terjadi.


Ini bukan negeri dongeng,
Dengan kebaikan hati kau bisa jadi peri.
Kau coba tahan cengeng,
Yang kau temui hanya nyeri.


Aku, Sang Pengejar Angin.

Bukan siapa-siapa...


Untitled

Dear,


Karena gue gak pernah bisa menjadi siapa-siapa. Gue hanya bisa jadi diri gue sendiri...

Minggu, 07 April 2013

Jika Aku...




Jika Aku menghayalkan langit,
aku ingin menjadi bidadari yang menengok ke bumi lewat awan,
mengawasi langkahmu yang terkejar hujan.



Jika aku memandang bintang,
aku ingin menjadi bintang paling terang
agar kau dengan mudah menemukanku dan membimbingmu melihat tanah agar tidak terjatuh.


Namun nyatanya,
aku tidak mejadi siapa-siapa.
Aku bahkan tak punya alasan untuk dapat kau pikirkan...